Work From Home: Kelemahan, Kelebihan dan Tipsnya

 

Istilah WFH (work from home) akhir-akhir ini semakin mencuat. Apalagi ditengah maraknya virus Covid19 yang mengharuskan setiap perusahaan melakukan WFH. Hal ini merupakan upaya dari pemerintah untuk mengatasi penularan Covid19. Kerennya sih, #dirumahaja

Jadi buat kamu yang belum tau, apa sih WFH itu? Model kerja seperti apa WFH itu? Coba deh baca artikel ini pelan-pelan sambil santai. Siapa tau memberi insight tersendiri buatmu.

Kayak Apa Sih Work From Home itu?

Work From Home, atau dalam bahasa indonesia biasa disebut dengan bekerja di rumah. WFH umumnya hanya dilakukan oleh mereka yang bekerja secara lepas atau freelance. Namun sebenarnya kerja secara freelance dengan WFH itu berbeda.

WFH adalah bekerja di rumah. Jam kerja yang dilakukan saat WFH juga jam kerja kantor. Jadi nggak ada istilahnya WFH malah rebahan doang di rumah. Dengan WFH para karyawan diharapkan mampu menyeimbangkan dunia kerja dengan aktivitas sehari-hari.

Kelemahan dan Kelebihannya Apa Aja?

Ada kelemahan dan kelebihan dari WFH. Meski nggak semua kelemahan dan kelebihan dirasakan para karyawan yang mulai WFH, ada baiknya kamu tahu.

Kelemahan Work From Home

  1. Monitoring pekerjaan menjadi susah, sehingga sering terjadi kesalah pahaman. Kelemahan ini bisa diatasi dengan komunikasi yang lebih terjaga antara pihak manajemen dan staf.
  2. Keamanan data transfer yang tidak bisa dipantau.
  3. WFH atau Work From Home tidak selalu cocok diterapkan dalam segala jenis pekerjaan. Ada beberapa jenis pekerjaan yang tidak cocok diterapkan dalam sistem WFH. Umumnya akan terjadi masalah komunikasi antar karyawan saat WFH dimulai.
  4. Selain komunikasi berkurang, sosialisasi juga berkurang. Keterbukaan dalam hal sharing pekerjaan akan berkurang. Beberapa orang menilai WFH merupakan pemenjaraan diri karena kamu nggak bisa ngobrol tatap muka dengan rekan kerja.
  5. Biaya infrastuktur dalam penerapan WFH juga nggak kecil. Jaringan internet dan peralatan seperti laptop dan ponsel yang mendukung menjadi poin penting.
  6. Terdistraksi dengan banyak hal. Misalnya nih saat kamu asik bikin konsep marketing, bisa saja adik kamu tiba-tiba masuk kamar dan mengambil alih laptopmu.
  7. Jam kerjanya nggak teratur. Meskipun sudah diterapkan sistem check in dan check out, tetap saja fleksibilitas WFH membuat jam kerja sedikit berantakan.
  8. Kurang Kompetitif. Saat bekerja di kantor kamu dapat melihat rekan kerja yang sangat produktif. Hal itu bisa menjadi cambuk dalam diri kamu untuk mengikuti jejak prokdutivitasnya.

Tenang, meskipun memiliki kelemahan, WFH juga punya kelebihan.

Kelebihan Work From Home

1. Lebih fleksibel dalam menyelesaikan pekerjaan

Saat bekerja di rumah, kamu bisa bekerja di seluruh bagian rumah. Mulai dari ruang tamu, ruang tidur, ruang makan, teras rumah dan sebagainya. Kamu bebas menetukan kenyamananmu saat bekerja. Poin pentingnya adalah tanggung jawabmu ats pekerjaan.

Selain itu, kamu nggak perlu nunggu jam kantor buat mulai bekerja. Ketika bangun pagi, kamu bisa langsung mengeksekusi pekerjaanmu.

2.  Biaya transportasi berkurang

Kelebihan WFH yang kedua adalah biaya transportasi berkurang. Kamu nggak perlu mengeluarkan uang untuk ongkos bekerja.

Kamu yang sudah akrab dengan kemacetan dan stres saat perjalanan ke kantor, manfaatkanlah WFH sebagai healing.

3.  Produktivitasmu akan meningkat

Sebenarnya selain macet, biasanya pekerja kantoran sering stres karena pekerjaan yang terus menumpuk. Manajemen waktu dan pengelolaan stres biasanya sering terlupa. Bila stres dan pengelolaan waktu dapat kamu atur dengan baik, work from home bukan lagi jadi alasan.

Beberapa tips yang perlu kamu tahu supaya terhindar dari stress dan malas saat work from home, seperti:

  • Bekerjalah di tempatnya. Hindari bekerja di atas tempat tidur. Tempat tidur memberikan efek rasa malas dan semangat kerjamu akan berkurang.
  • Jangan malas mandi. Meskpun nggak harus pergi ke kantor, tetap berdandanlah seolah kamu akan bepergian. Kenakan pakaian yang nyaman dan wangi.
  • Dengarkan musik favorit supaya mood makin membaik.

4.  Terhindar dari distraksi teman kantor

Siapa bilang distraksi hanya ada di rumah? Di kantor juga banyak distraksi yang mengganggu. Beberapa distraksi yang ada di tempat kerja, seperti:

  • Suara orang gaduh yang mengobrol terlalu keras.
  • Kondisi ruang kerja yang nggak strategis
  • Banyak meeting sana sini

Sedangkn bila kamu work from home, kamu bisa bekerja di bagian rumah mana saja. Mulai dari bekerja di balkon dengan teh hangat dan kue. Bekerja di ruang keluarga sambil diiringi musik.

5.  Lebih dekat dengan keluarga

Kerja di rumah bisa jadi suatu keuntungan yang berharga bagi kamu yang sudah berkeluarga. Momen kedekatan bersama buah hati dan keluarga membuat semangat tersendiri saat bekerja. Kamu nggak harus nunggu weekend untuk bisa bertemu keluarga secara full day.

Dengan begitu, work life balance kamu akan semakin terasah. Kamu bisa jadi lebih mahir menyeimbangkan urusan pribadi dengan urusan kerja.

6.  Rancang alur kerja sesuai kebutuhan

Daily activity bisa kamu rancang sendiri sesuai prioritas dan keinginan kamu. Bekerja sesuai dengan alur dan rencana sendiri memang suau keuntungan saat work from home. Apalagi jika pekerjaanmu selesai lebih cepat, sisa waktu luangmu bisa kamu isi dengan banyak hal. Mulai dari mengerjakan pekerjaan lainnya, nonton drama hingga rebahan.

7.  Istirahat sejenak saat capek

Istirahat sejenak saat capek memang nggak harus saat work from home saja. Di kantor pun kamu bisa melakukannya. Namun memang nggak seleluasa istirahat di rumah.

Pastikan saat work from home pun kamu mendapat istirahat yang cukup. Saat pikiran sudah mulai pening, itu berarti saatnya kamu beristirahat sejenak. Makan cemilan kesukaanmu supaya mood membaik dan pening kamu hilang.

8.  Bepakaian Bebas

Berpakaian bebas bukan berarti kamu nggak ganti baju saat bangun tidur. Kamu bebas berpakaian dan memakai pakaian yang nyaman, tidak harus menggunakan sepatu hak tinggi atau berpantofel. Kamu juga nggak perlu pakai kemeja, yang penting rapi, nyaman dan wangi.

Ingat ya, wangi adalah poin terpenting. Kamu nggak akan bisa bekerja kalau bau adan masih mengganggumu.

Apa yang Perlu Disiapkan Saat Mulai Work From Home?

Sebelum memulai WFH, kamu perlu menyiapkan beberapa hal supaya ritual work from home kamu jadi lancar. Apa saja yang perlu disiapkan?

1.  Laptop atau Komputer

Stater pack wajib bagi kamu yang mulai work from home adalah laptop ataupun komputer. Meskipun smartphone sekarang sudah mampu mengcover laptop, namun kamu teap memerlukan laptop. Beberapa pekerjaan tidak bisa diselesaikan dengan smartphone. Semisal kamu seorang desainer, maka konen kreatif yang kompleks tidak bisa kamu hasilkan hanya lewat smartphone.

2.  Koneksi Internet yang Stabil

Selain laptop atau komputer, kamu juga butuh koneksi internet yang stabil. Kegunaan internet bukan hanya sekadar untuk berkomunikasi satu sama lain. Kamu memerlukan internet untuk mencari inspirasi.

Apalagi ketika work from home, kamu pasti akan dituntut untuk stand by sesuai jam kerja kantor supaya komunikasi tercipta dengan baik.

3.  Ciptakan Ruang Kerja yang Nyaman

Ruang kerja yang nyaman memang nggak bisa disepelekan. Banyak dari mereka gagal melakukan work from home secara maksimal karena menyepelekan ruang kerja yang nyaman.

Beberapa tips untuk ruang kerja yang nyaman, seperti:

  1. Pisahkan ruang kerja dengan kasur. Jangan menjadikan kasur tidur kamu sebagai ruang kerja.
  2. Usahakan memiliki penerangan yang cukup, sehingga tidak menyakiti mata kamu saat sudah fokus
  3. Kursi kerja kamu juga harus membuat nyaman diri kamu saat bekerja. Jangan sampai posisi badan kamu saat bekerja menjadi tidak nyaman karena kursi.

4.  Siapkan Camilan dan Air Minum

Selagi work from home, kamu juga harus menyiapkan makanan kesukaan kamu. Jangan lupa siapkan minuman juga. Beberapa kelebihan saat kamu menyiapkan camilan dan minuman saat bekerja, seperti:

  • Memberikan energi dan oksigen ke seluruh tubuh
  • Menlancarkan sistem pencernaan karena asupan minuman terpenuhi.

5. Pikiran yang Jernih dan Penuh Inspirasi

Selain siap dengan staterpack untuk WFH, kamu juga perlu mempersiapkan pikiran dan mental kamu. Jangan sampai kamu marah-marah hanya karena sinyal internet yang putus-putus. Kamu harus bisa menjaga mood supaya tetap penuh inspirasi saat bekerja.

makanan-dan-minuman-penunjang-work-from-home

Makanan dan Minuman Penunjang WFH

Rasanya nggak lengkap kalo work from home nggak ditemanin cemilan asik yang bikin naik mood kamu. Coba deh simak rekomendasi makanan dan minuman ringan yang cocok buat WFH ini!

1.  Cokelat

Cokelat disini bisa berupa minuman atau snack dengan coklat. Cokelat mampu menambah mood kamu sehingga bekerja menjadi makin asik.

Cokelat mampu membuat kadar gula darah dan glukosa kamu naik dengan cepat. Energi inilah yang nantinya disulap oleh otak untuk dijadikan mood yang lebih baik.

Ingat, segala sesuatu yang berlebihan itu nggak baik. Sama denga coklat, konsumsi sewajarnya saja!

2.  Pisang

Setiap pisang mengandung triptofan serta asam amino yang mampu membuat kadar serotonin dalam tubuh kamu menjadi naik. Serotonin yang naik mampu membuat suasana hati menjadi lebih baik dan menyenangkan untuk diajak bekerja.

3.  Ice cream

Siapa yang nggak suka es krim? Bahkan hampir setiap orang menyukai makanan dan minuman ini. Es krim terbukti megandung senyawa yang mampu merangsang pertumbuhan thrombotonin.

Hormon thrombotonin mampu mencegah suasana hati yang sering berubah dan bad mood yang datang secara tiba-tiba. Pasti kamu juga pernah setelah makan es krim jadi lebih tenang kan?

4.  Kacang Almond

Kacang almond juga mampu menghilangkan suasana bad mood secara perlahan. Secara ilmiah kacang almong mengandng serotonin. Bahan ini mampu mengatasi bad mood dalam diri kamu.

5. Teh

Teh termasuk minuman favorit beberapa dari mereka yang sering bekerja dari rumah. Apakah juga termasuk minuman favoritmu?

Banyak manfaat yang ada dalam teh. Beberapa manfaatnya seperti menjaga kesehatan kulit, membuang racun dari tubuh, menurunkan berat badan dan tentunya memperbaiki mood kamu saat lagi buruk.

 

Nah itu dia sedikit tentang work from home. Ada kelebihan dan kekurangannya yang bisa kamu sesuaikan dengan pola hidup kamu. Kira-kira kamu sudah siap work from home belum?

20 Kerja Freelance Yang Bisa Kamu Tekuni Saat Harus Stay Di Rumah

20 Kerja Freelance Yang Bisa Kamu Tekuni Saat Harus Stay Di Rumah

kerja freelance

 

Hai Gaes, di era teknologi informasi seperti sekarang ada banyak pekerjaan yang bisa kamu kerjakan di rumah lho!

Ah masa?

Iya dong. Biasanya orang-orang yang bekerja di rumah dengan deadline tertentu disebut sebagai pekerja freelance. Kalau dalam bahasa Indonesia, freelance diartikan dengan istilah “lepas”. Orang-orang yang melakukan pekerjaan dengan sistem lepas ini disebut sebagai “freelancer”.

Sistem dari bekerja secara freelance seringkali berbeda dengan bekerja di instansi atau kantor secara langsung. Para freelancer digaji sesuai dengan jumlah proyek yang berhasil mereka selesaikan dalam kurun waktu tertentu sesuai kesepakatan.

Bekerja secara freelance sangat populer di kalangan anak muda maupun para ibu rumah tangga. Hal ini karena sistemnya sangat mendukung aktivitas di rumah yang terkadang tidak bisa diprediksi.

Kalau kamu tertarik untuk bekerja secara freelance, berikut ini beberapa pekerjaan yang bisa kamu coba. Chek this out!

1.      Menjadi Tutor Online

Selama ini tutor sangat identik dengan pekerjaan mengajar di bimbingan belajar.

Oh, berarti mengajar ya? Ya, tentu saja, tapi kali ini ada yang beda.

Menjadi tutor online berarti mengajar secara online. Tentunya dengan menggunakan aplikasi pendukung serta jaringan internet yang memadai. Modul pendukung dalam bentuk softcopy atau pdf juga tidak boleh dilupakan, agar para siswa semakin paham dengan penjelasanmu.

Sebelum memulai karirmu, tentukan dulu pelajaran yang kamu bisa dan mampu untuk mengajarkannya pada orang lain. Hal ini sangat penting, agar muridmu memahami setiap materi pembelajaran yang kamu sampaikan.

Untuk menjadi tutor online, kamu bisa memulainya sendiri atau mendaftar pada bimbingan belajar online yang sekarang sudah banyak tersebar. Biasanya, orang-orang akan banyak memilih menjadi pengajar di bimbel online yang sudah banyak dikenal masyarakat. Namun, kamu juga bisa lho menjadi tutor online mandiri.

Bagaimana caranya?

Gampang banget deh! Kamu bisa membuat video-video pembelajaran menarik dan mudah dipahami untuk kemudian diupload di Youtube. Yah benar, kamu musti memiliki Youtube channel sendiri. Meskipun hasilnya tidak bisa langsung terlihat, kamu tetap bisa menekuninya hingga mendapat subscriber setia.

2.      Menjadi Penulis Freelance

Penulis Freelance adalah pekerjaan yang paling banyak dilakoni para pemuda milenial. Biasanya mereka menawarkan beberapa portofolio tulisan pada website-website untuk freelancer. Fungsinya untuk memberikan penawaran pada pihak-pihak yang sedang membutuhkan tulisan untuk e-commerce maupun blog tertentu.

Para penulis freelance ini bila memiliki reputasi bagus terkadang terlibat proyek kepenulisan besar. Mereka seringkali memiliki team pembantu agar dapat menyelesaikan tulisannya dengan hasil maksimal dan tepat waktu.

Akhir-akhir ini, para penulis freelance yang mengerti tentang SEO sangat dibutuhkan oleh perusahaan-perusahaan besar lho gaes!

3.      Membuka Jasa Design Grafis

Jasa design grafis profesional umumnya dapat melayani pembuatan logo, feed media sosial, desain majalah, kalender hingga baju kelompok. Jasa desain grafis banyak dibutuhkan UKM, industri maupun instansi publik pada masa kini. Para pelaku dunia usaha ini membutuhkan branding yang menarik agar mendapat kepercayaan di mata konsumen maupun calon konsumen

Sebagaimana penulis freelance, para desain grafer freelance juga banyak yang berasal dari kalangan milenial. Mereka ada yang bekerja secara soliter dan ada pula yang secara team. Desain grafer yang bekerja secara soliter atau personal banyak menawarkan jasanya pada website-website freelancer. Sedangkan untuk desain grafer yang bekerja secara team seringkali sudah memiliki web blog profesional.

4.      Menjadi App Developer

Menjadi App Developer memang harus menguasai keilmuan tertentu seperti bahasa pemrograman dan tools tertentu. Kebanyakan dari App Developer adalah lulusan dari perguruan tinggi dengan spesifikasi jurusan teknik.

Namun bukan tidak mungkin bila kamu mampu menjadi seorang App Developer yang belajar secara otodidak. Karena pada masa sekarang, sumber daya pembelajaran banyak tersedia di internet. Meskipun nanti kamu akan banyak menemui kesulitan, bukan jadi alasan untuk berhenti belajar. Jangan lupa untuk bergabung dengan komunitas agar keilmuanmu semakin berkembang.

App Developer juga banyak dibutuhkan oleh perusahaan maupun instansi tertentu. Perkembangan ponsel android yang semakin pesat turut mempengaruhi keberadaan App Developer. Biasanya mereka dibutuhkan untuk membuat aplikasi yang semakin memudahkan pekerjaan dan menghemat waktu.

5.      Menjadi Admin Toko Online

Memiliki toko online adalah salah satu hal yang banyak ditekuni orang pada masa kini. Kemudahan promosi serta adanya platform jualan online yang memberi banyak diskon, semakin menaikkan reputasi toko online. Kamu juga bisa lho memulai bisnis online ini, baik dengan modal ataupun tanpa modal dengan menjadi reseller atau dropshipper.

Hal yang juga bisa kamu lakukan adalah menjadi admin untuk toko onlinemu sendiri. Kamu bisa menyusun strategi marketing dan membalas chat dari pelanggan. Selain itu, kamu juga bisa mencari produk terbaru untuk terus mengembangkan toko.

6.      Ilustrator Profesional

Siapa bilang gambaranmu tidak bisa dikenal orang secara luas! Jika kamu memiliki bakat menggambar, cobalah untuk membuatnya secara digital. Untuk mewujudkannya kamu bisa menggunakan tools maupun aplikasi ilustrator yang banyak tersedia di appstore.

Kamu dapat menawarkan hasil ilustrasi maupun sketsa yang menarik pada orang-orang yang sedang berburu kado unik. Kamu juga bisa mewujudkannya menjadi gambar pada sebuah selendang, taplak meja maupun aksesori lainnya dengan teknologi printed pada kain.

Produk-produk seperti itu banyak diburu muda-mudi masa kini.

7.      Sales dan Marketer Online

Siapa bilang salesing hanya bisa dilakukan secara offline?! Sekarang adalah era dari kecanggihan internet yang jangkauannya sangat luas. Otomatis profesi sales dan marketer juga sangat dibutuhkan di dunia online.

Cobalah untuk melakukan pencarian melalui google tentang tips-tips marketing secara online.  Kamu akan menemukan banyak informasi tentang hal itu. Bahkan pertumbuhan sales serta marketer online ini berbanding lurus dengan semakin maraknya platform jualan online seperti Shopee, Tokopedia maupun Buka Lapak.

8.      Menjadi Praktisi SEO

Menjadi praktisi Seo adalah salah satu pekerjaan freelance yang pada masa sekarang mulai banyak ditekuni orang. Awalnya seseorang mungkin akan belajar internet marketing terlebih dahulu. Kemudian, mulai merambah ke ranah SEO.

Seringkali SEO menjadi disebut sebagai internet marketing tingkat tinggi. Para praktisi SEO biasanya sudah memiliki banyak pengalaman untuk memasarkan secara online. Alhasil, mereka menemukan banyak cara untuk meningkatkan penjualan secara drastis. Salah satu jalannya adalah melalui pengaplikasian tools-tools berbayar yang banyak terdapat di website, youtube maupun playstore.

9.      Branding dan Public Relation

Branding dan Publik Relation sudah memasuki era digital lho!

Biasanya para profesional membutuhkan jasa seorang ahli branding maupun public relation untuk memperoleh kepercayaan dari kliennya. Pekerjaan ini dapat dilakukan secara offline maupun online. Pada masa sekarang, pekerjaan ini sering dilakukan di ranah online.

Strategi branding dan public relation secara online berkaitan erat dengan penggunaan media sosial, website maupun platform lain seperti youtube. Nah, kalau kamu ingin menjadi freelancer di bidang ini, maka akan lebih baik bila memiliki kemampuan pendukung seperti social media expert.

10.  Translator

Menjadi seorang translator tentunya harus memiliki kemampuan berbahasa asing yang mumpuni. Kemampuan ini dapat kamu miliki dengan belajar melalui lembaga formal seperti perguruan tinggi maupun lembaga non-formal seperti kursus.

Seorang translator harus dapat mengalihbahasakan kalimat secara baik dan dapat dimengerti. Tantangannya dapat berupa istilah-istilah dalam bidang kajian tertentu yang biasanya tidak umum ditemui. Hal ini berarti, seorang translator juga harus memiliki pengetahuan yang luas agar lebih paham.

Pekerjaan sebagai translator sangat direkomendasikan untuk dikerjakan secara freelance.

11.  Web Research

Kalau kamu mencari pekerjaan freelance dan online yang tidak memerlukan skill tingkat tinggi, ini dia jawabannya. Web Research adalah pekerjaan yang membutuhkan skill berselancar di internet secara lihai. Kamu tentunya juga harus betah berselancar secara berjam-jam di internet. Nah, mudah bukan?

Biasanya, para web research diminta untuk mengisi form, survey maupun polling berdasarkan trend di internet. Jadi kamu juga harus memiliki ketelitian ya bila ingin menjalani pekerjaan ini.

12.  Penulis Blog / Blogger

Memiliki sebuah blog memang mengasyikkan bagi seorang yang hobi menulis serta berbagi. Para blogger profesional tidak hanya mengisi blognya ketika waktu senggang, melainkan mengisinya setiap hari. Terus menerus update itulah yang mereka lakukan untuk memastikan blognya tetap eksis.

Para blogger memperoleh penghasilan dari iklan yang terpasang di blognya. Semakin menarik isi blognya maka semakin digemari oleh para user.

Eits, kamu juga bisa lho membuat landing page untuk berjualan. Apakah kamu tertarik?

13.  Photographer

Photographer profesional biasanya tidak hanya ahli dalam hal mengambil gambar dengan kamera. Seringkali mereka ahli dalam hal editing foto. Hal ini membuat seorang photographer profesional diharuskan memiliki portifolio yang bisa dinikmati oleh umum seperti instagram.

Job untuk para photographer memang tidak selalu ada, tapi mereka dibayar mahal atas jasanya dalam memfoto. Jenis pekerjaan ini seperti translator, sangat cocok dilakukan dengan sistem freelance.

Tentunya kamu membutuhkan sebuah team agar hasil jepretanmu memuaskan.

14.  Video Production

Seorang video production membutuhkan skill editing video. Namun akan lebih baik bila memiliki perangkat kamera tersendiri. Jadi, keterlibatan dalam proses pembuatan video secara mandiri tentunya bisa menjaga kualitas video menjadi lebih baik.

Skill yang kamu butuhkan apabila ingin terjun di bidang ini antara lain, skill editing, skill recording, dan kreatifitas. Gimana, apakah kamu tertarik untuk melakoni profesi ini?

15.  Virtual Assistans

Apakah kamu tertarik dengan pekerjaan administratif seperti kesekretariatan, tulis-menulis, internet research dan sejenisnya? Kalau iya berarti kamu cocok menjadi seorang virtual assistans. Tentunya pekerjaan ini dilakukan secara online ya.

Agar dapat menjadi seorang virtual assistans profesional, maka kamu harus mengerjakan tugas sesuai jobdesk dengan baik. Hal yang tak kalah penting adalah selalu menepati deadline dari tugasmu. Sekalinya kamu tidak bisa menepati deadline, maka akan berakibat buruk pada reputasimu di dunia freelancer.

16.  Customer Support

Pekerjaan seorang customer support tentunya sangat berhubungan dengan para costumer atau pelanggan. Dahulu pekerjaan customer support hanya bisa dilakukan di sebuah kantor dengan jaringan telepon yang memadai. Namun sekarang, seorang customer support dapat melakukan pekerjaannya di rumah.

Media yang digunakan-pun bukan telepon lagi, melainkan sosial media seperti Whatsapp, Facebook, Instagram hingga sms. Tugasnya adalah memperkenalkan layanan atau produk, membalas chat hingga menjadi marketing.

Customer support freelance biasanya dibutuhkan untuk jam-jam khusus seperti malam hari. Hal ini bertujuan untuk menjaga customer segera mendapat pelayanan dan tidak kabur ke toko atau layanan lain.

17.  Social Media Manager

Pekerjaan social media manager susah-susah gampang. Susah karena kamu harus mengatur beberapa akun sosial media secara berbarengan. Gampang karena kamu akan merasakan kemudahan ketika sudah terbiasa melakukannya.

Skill yang kamu butuhkan adalah kemampuan mengoperasikan aneka fitur dari sosial media. Kemudian, kamu juga membutuhkan kemampuan untuk menjalin hubungan dengan klien secara baik. Jadi, apakah kamu memiliki passion di bidang ini?

18.  Copy editor

Jika kamu memiliki kemampuan membaca cepat yang mengagumkan ditambah ketelitian yang bagus, maka pekerjaan ini sangat cocok untukmu. Seorang copy editor musti memiliki kepekaan terhadap kesalahan-kesalah dalam sebuah kalimat. Kesalahan dalam kalimat bisa berupa kesalah tulis huruf, kalimat yang tidak efektif, hingga kesalahan tanda baca.

Biasanya seorang copy editor memiliki latar belakang kebahasaan yang bagus. Akan lebih bagus lagi apabila dapat menguasai beberapa bahasa asing seperti Inggris, Perancis maupun Arab. Tingkat profesionalitas seorang copy editor biasanya tergantung dari banyaknya proyek yang telah mereka kerjakan beserta performanya.

19.  Dubber

Menjadi seorang dubber tidak melulu berhubungan dengan dunia perfilman besar. Suara seorang dubber juga bisa disisipkan pada video-video informatif dengan ilustrasi tertentu. Jadi, jasa seorang dubber sangat dibutuhkan di era sekarang.

Hal ini didukung dengan fakta bahwa platform Youtube memiliki semakin banyak pengguna. Adapula podcast-podcast yang juga semakin menarik untuk diikuti. Ditambah geliat film akhir-akhir ini sedang naik. Oleh karena itu seorang dubber sangat dibutuhkan di dunia industri kreatif pada masa sekarang.

Skiil yang musti kamu miliki tentunya adalah bekal suara yang enak di dengar serta kemampuan membawakan narasi dengan baik. Hal ini bertujuan agar pendengar merasa nyaman serta mudah untuk mencerna kata-kata dari dubber.

Jadi, apakah kamu siap menjadi seorang dubber freelance?

20.  Transcriber

Skill apa yang dibutuhkan seorang transcriber? Tentu saja kemampuan mengetik dengan kecepatan tinggi serta ketelatenan mendengarkan. Wah skill yang sangat mudah untuk dipelajari bukan?!

Eits tunggu dulu, selain kedua hal diatas, kamu juga harus memiliki kemampuan berbahasa yang oke punya. Terutama bila kamu ingin menjadi seorang transcriber video berbahasa asing. Kemampuan memahami bahasa, logat hingga penulisan kata yang benar musti dikuasai. Hal ini akan sangat berpengaruh terhadap performa video dimata audience.

Seorang transcriber dapat bekerja secara online dengan sistem freelance. Proyek akan mudah dihitung berdasarkan panjang serta jumlah video. Jadi, apakah kamu bisa telaten menjadi seorang trancriber freelance?

Simpulan

Dari semua pekerjaan freelance diatas, kira-kira kamu memilih yang mana?

Apakah kamu kuatir dengan kemampuanmu yang serba terbatas?

Wah jangan minder ya untuk memulai suatu pekerjaan secara freelance. Tipsnya adalah perbanyak portofoliomu atau latihanmu. Semakin banyak hasil pekerjaanmu, maka kamu akan dianggap semakin profesional.

Jangan sampai lupa, dalam proses menuju profesional tentunya kamu akan menghadapi kegagalan demi kegagalan. Pada saat itu kamu harus terus bangkit dan tidak boleh menyerah ya! Semangat!!!