5 Website Freelancer Yang Musti Kamu Jelajahi Dan Coba

5 Website Freelancer Yang Musti Kamu Jelajahi Dan Coba

website freelancer

Website Freelancer – Pernahkah kamu bercita-cita menjadi seorang freelancer profesional?

Hmmm, cita-cita menjadi seorang freelancer profesional sangat relevan di era teknologi seperti sekarang ini. Kemudahan akses internet, beraneka ragam aplikasi hingga hardware yang semakin canggih dapat menjadi penunjang utama pekerjaan freelancer. Tidak mengherankan kalau akhir-akhir ini banyak sekali yang berminat untuk menjadi freelancer.

Apakah kamu termasuk salah satunya gaes?

Kalau iya, kamu wajib ngechek beberapa website di bawah ini. For your information, website-website dibawah ini diciptakan khusus untuk para pekerja freelance beserta rekruiter secara online. Jadi, kerjasama antara freelancer dan rekruiter akan lebih terpercaya, karena website menjadi pihak ke-tiganya.

Nah, sudah siapkah kamu menjadi freelancer profesional? Yuk simak daftar websitnya berikut ini:

1.     Sribulancer, Website Freelancer Paling Mudah

Siapa sih yang tak kenal website terkenal ini? Sribulancer memiliki pesona pemikat luar biasa bagi para freelancer Indonesia. Sistem yang dibuat sesederhana mungkin dengan kemudahan komunikasi telah membuat Sribulancer dipercaya ribuan freelancer. Pihak ketiga dalam hal ini selalu berusaha untuk menjadi penengah yang komunikatif bagi freelancer maupun rekruiter.

Untuk soal gaji-pun juga cenderung ramah pengguna. Sribulancer menerima mata uang Rupiah maupun USD. Sistem pembayarannya bisa melalui transfer bank yang merupakan jenis transaksi paling banyak dilakukan orang Indonesia.

2.      Projects.co.id, Website Freelancer Dengan Fee Rendah

Sebagaimana situs freelancer yang lainnya, Project.co.id juga menawarkan jenis-jenis pekerjaan yang beragam untuk freelancer. Sebagai freelancer yang memiliki banyak keahlian, kamu bisa menawarkan banyak jasa kepada calon rekruiter. Kamu bisa menawarkan jasa desain, membuat video, menulis artike ber-SEO, hingga pemrograman.

Selain itu, Project.co.id juga menjual berbagai macam produk digital seperti e-book hingga aplikasi. Keunggulan lainnya adalah fee yang diambil oleh pihak Project.co.id lebih kecil daripada website lain, sehingga freelancer dapat memperoleh keuntungan lebih besar.

3.      Fiverr, Website Untuk Freelancer Berjiwa Sales Handal

Jika di website freelancer yang lain, para freelacer yang harus mengajukan lamaran atau apply kepada rekruiter, maka di Fiverr sebaliknya. Para Freelancer menjadi pihak yang dapat memilih tawaran pekerjaan dari rekruiter. Caranya adalah dengan memasang portofolio semenarik mungkin, agar banyak rekruiter yang tertarik.

Tentunya hal tersebut menjadi keunggulan Fiverr ya, dibanding dengan website freelancer lainnya.

Keunggulan lain yang dimiliki situs ini adalah sistem privasinya. Sistem privasi dari Fiverr dibuat sangat canggih, sehingga dapat melindungi data-data dari freelancer maupun rekruiter.

Gimana, kamu siap mencobanya?

4.      Upwork, Website Dengan Pengguna Terbanyak

Kalau kamu bertanya, website atau situs freelancer apa yang memiliki paling banyak pengguna, maka Upwork lah jawabannya. Tentunya hal ini bisa memberikan peluang besar ya untuk kariermu. Namun jangan lupa, persaingan juga semakin ketat karena banyaknya freelancer di dalamnya.

Fitur-fitur di Upwork juga beragam. Misalnya ada fitur collaborative space yang memungkinkan dirimu untuk berkolaborasi dengan beberapa pihak hingga menjadi sebuah tim. Ada pula fitur pembuatan invoice yang berfungsi untuk menuliskan bukti pembayaran.

Selain kedua hal diatas, masih ada fitur-fitur lain di Upwork yang memudahkan freelancer maupun rekruiter untuk bekerjasama. So, jadilah yang unik dan menarik untuk mempromosikan dirimu di upwork!

5.      Toptal, Freelancer Dengan Talente Terbaik Wajib Gabung

Diantara situs-situs freelancer diatas, mana sih yang menawarkan gaji paling besar? Toptal jawabannya. Sejauh ini Toptal telah sukses membranding dirinya sebagai situs freelancer yang menghimpun talenta-talenta terbaik di dunia. Hal ini membuat, persaingan di Toptal sangat ketat.

Tidak hanya itu, rekruiter juga siap merogoh kocek dalam-dalam untuk bisa mendapatkan hasil kerja terbaik dari freelancer. Bahkan mereka tidak segan-segan memberikan proyek jangka panjang untuk freelancer yang hasil pekerjaannya memuaskan.

Apakah kamu siap menjadi yang terbaik di Toptal?

Baca juga 20 Kerja Freelance Yang Bisa Kamu Tekuni Saat Harus Stay Di Rumah

5 Kendala Yang Sering Dialami Pekerja Freelance

5 Kendala Yang Sering Dialami Pekerja Freelance

 

Bekerja sebagai seorang freelancer memang sangat mengasyikkan bagi sebagian orang. Sistem kerjanya dianggap lebih bebas sehingga dapat meningkatkan kreatifitas. Selain itu, dari segi jam kerja juga cenderung fleksibel.

Apakah se-asyik itu? Hmmm, tentunya seorang freelancer pernah dong mengalami kendala-kendala yang sulit untuk diselesaikan. Hal itu berdampak pada molornya deadline dari pekerjaan.

Kalau kamu salah satu dari freelancer tersebut, kamu tentu pernah mengalami kendala-kendala berikut ini:

1.      Susahnya Jaringan Sinyal

Seorang freelancer harus tinggal di daerah yang sinyalnya mudah! Eh, kata siapa itu?

Tapi emang bener lho, seorang freelancer itu harus mengutamakan kelancaran sinyal internet. Banyak data dari internet yang dibutuhkan freelancer ketika sedang bekerja. Oleh karena itu, mereka nggak bisa tuh jauh-jauh dari sinyal internet.

Sekalinya internet terputus, biasanya pekerjaan mereka akan berkurang hasilnya. Entah itu dari segi kelengkapan data maupun dari segi koordinasi. Akibatnya pekerjaan mereka tidak akan maksimal.

Jadi, kalau kamu ingin menjadi seorang freelancer, pastikan dulu koneksi internet di rumahmu stabil dan kencang.

2.      Susahnya Menentukan Skala Prioritas Pekerjaan

Kendala selanjutnya adalah susahnya menentukan skala prioritas dalam pekerjaan. Seringkali seorang freelancer menerima pekerjaan dalam bentuk satuan proyek. Namun, sebelum proyek pertama diselesaikan, mereka terkadang juga menerima proyek lain. Akibatnya, freelancer jadi sulit untuk menentukan proyek mana yang musti dikerjakan terlebih dahulu.

Skala prioritas memang musti disusun oleh seorang freelancer. Hal ini untuk memastikan agar semua proyek berjalan sesuai rencana. Skala prioritas yang jelas juga akan memudahkan freelancer untuk mengambil pekerjaan lain tanpa takut kehilangan kepercayaan klien.

Hmm, pekerjaanmu juga lebih terencana lho dengan menentukan skala prioritas…

3.      Deadline yang Terkadang Sulit Ditepati

Seorang freelancer memiliki waktu bekerja yang lebih fleksibel. Waktu yang demikian bisa menjadi keuntungan sekaligus kerugian. Kauntungan apabila mereka dapat mengerjakan proyek sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Menjadi kerugian apabila freelancer terlena dengan waktu sehingga proyek tidak kunjung diselesaikan.

Freelancer yang tidak bisa menepati deadline waktu pengerjaan akan berpengaruh buruk pada performa kerja di mata klien. Tentunya freelancer akan mendapat review buruk dari klien.

Nah, apakah kamu bisa menjadi freelancer yang selalu menepati deadline? Jangan lupa untuk membuat jadwal waktu pengerjaan dengan terperinci!

4.      Komunikasi yang Tidak Lancar

Biasanya hal apa yang akan kamu lakukan ketika memesan suatu barang? Apakah kamu akan terus bertanya para penjual tentang proses pengerjaan?

Ya benar, kira-kira hal itulah yang akan klien lakukan pada freelancer. Mereka akan bertanya tentang progres pengerjaan serta kapan selesainya proyek yang mereka pesan.

Yang jelas, kamu enggak boleh baper lho…

Sebaiknya pada freelancer bersikap komunikatif dan jujur tentang progres pekerjaannya. Begitu juga sebaliknya, pihak pemesan juga musti menjelaskan detail pekerjaan dengan jelas. Agar pekerjaan dapat dilakukan sesuai dengan pesanan.

So, kamu musti minta penjelasan selengkap-lengkapnya ya….

5.      Banyaknya Revisi

Pekerjaan sudah selesai dan saatnya menyerahkan pada klien. Namun ketika sudah diserahkan ternyata banyak hal yang musti direvisi. Wah, menjengkelkan sekali ya..

Tapi, seorang freelancer profesional harus tetap melakukan revisi, setidaknya hingga dua atau tiga kali. Hal ini demi kepuasan klien. Dan untuk hasil kerjamu agar lebih memuaskan.

Jadi, apakah kamu siap melakukan beberapa revisi?

Hmm kalau enggak, lebih baik di awal kontrak kamu musti memperjelas pesanan klienmu.

Kalau kamu ingin tahu jenis-jenis pekerjaan freelance, kamu bisa baca di artikel 20 Kerja Freelance Yang Bisa Kamu Tekuni Saat Harus Stay Di Rumah

20 Kerja Freelance Yang Bisa Kamu Tekuni Saat Harus Stay Di Rumah

20 Kerja Freelance Yang Bisa Kamu Tekuni Saat Harus Stay Di Rumah

kerja freelance

 

Hai Gaes, di era teknologi informasi seperti sekarang ada banyak pekerjaan yang bisa kamu kerjakan di rumah lho!

Ah masa?

Iya dong. Biasanya orang-orang yang bekerja di rumah dengan deadline tertentu disebut sebagai pekerja freelance. Kalau dalam bahasa Indonesia, freelance diartikan dengan istilah “lepas”. Orang-orang yang melakukan pekerjaan dengan sistem lepas ini disebut sebagai “freelancer”.

Sistem dari bekerja secara freelance seringkali berbeda dengan bekerja di instansi atau kantor secara langsung. Para freelancer digaji sesuai dengan jumlah proyek yang berhasil mereka selesaikan dalam kurun waktu tertentu sesuai kesepakatan.

Bekerja secara freelance sangat populer di kalangan anak muda maupun para ibu rumah tangga. Hal ini karena sistemnya sangat mendukung aktivitas di rumah yang terkadang tidak bisa diprediksi.

Kalau kamu tertarik untuk bekerja secara freelance, berikut ini beberapa pekerjaan yang bisa kamu coba. Chek this out!

1.      Menjadi Tutor Online

Selama ini tutor sangat identik dengan pekerjaan mengajar di bimbingan belajar.

Oh, berarti mengajar ya? Ya, tentu saja, tapi kali ini ada yang beda.

Menjadi tutor online berarti mengajar secara online. Tentunya dengan menggunakan aplikasi pendukung serta jaringan internet yang memadai. Modul pendukung dalam bentuk softcopy atau pdf juga tidak boleh dilupakan, agar para siswa semakin paham dengan penjelasanmu.

Sebelum memulai karirmu, tentukan dulu pelajaran yang kamu bisa dan mampu untuk mengajarkannya pada orang lain. Hal ini sangat penting, agar muridmu memahami setiap materi pembelajaran yang kamu sampaikan.

Untuk menjadi tutor online, kamu bisa memulainya sendiri atau mendaftar pada bimbingan belajar online yang sekarang sudah banyak tersebar. Biasanya, orang-orang akan banyak memilih menjadi pengajar di bimbel online yang sudah banyak dikenal masyarakat. Namun, kamu juga bisa lho menjadi tutor online mandiri.

Bagaimana caranya?

Gampang banget deh! Kamu bisa membuat video-video pembelajaran menarik dan mudah dipahami untuk kemudian diupload di Youtube. Yah benar, kamu musti memiliki Youtube channel sendiri. Meskipun hasilnya tidak bisa langsung terlihat, kamu tetap bisa menekuninya hingga mendapat subscriber setia.

2.      Menjadi Penulis Freelance

Penulis Freelance adalah pekerjaan yang paling banyak dilakoni para pemuda milenial. Biasanya mereka menawarkan beberapa portofolio tulisan pada website-website untuk freelancer. Fungsinya untuk memberikan penawaran pada pihak-pihak yang sedang membutuhkan tulisan untuk e-commerce maupun blog tertentu.

Para penulis freelance ini bila memiliki reputasi bagus terkadang terlibat proyek kepenulisan besar. Mereka seringkali memiliki team pembantu agar dapat menyelesaikan tulisannya dengan hasil maksimal dan tepat waktu.

Akhir-akhir ini, para penulis freelance yang mengerti tentang SEO sangat dibutuhkan oleh perusahaan-perusahaan besar lho gaes!

3.      Membuka Jasa Design Grafis

Jasa design grafis profesional umumnya dapat melayani pembuatan logo, feed media sosial, desain majalah, kalender hingga baju kelompok. Jasa desain grafis banyak dibutuhkan UKM, industri maupun instansi publik pada masa kini. Para pelaku dunia usaha ini membutuhkan branding yang menarik agar mendapat kepercayaan di mata konsumen maupun calon konsumen

Sebagaimana penulis freelance, para desain grafer freelance juga banyak yang berasal dari kalangan milenial. Mereka ada yang bekerja secara soliter dan ada pula yang secara team. Desain grafer yang bekerja secara soliter atau personal banyak menawarkan jasanya pada website-website freelancer. Sedangkan untuk desain grafer yang bekerja secara team seringkali sudah memiliki web blog profesional.

4.      Menjadi App Developer

Menjadi App Developer memang harus menguasai keilmuan tertentu seperti bahasa pemrograman dan tools tertentu. Kebanyakan dari App Developer adalah lulusan dari perguruan tinggi dengan spesifikasi jurusan teknik.

Namun bukan tidak mungkin bila kamu mampu menjadi seorang App Developer yang belajar secara otodidak. Karena pada masa sekarang, sumber daya pembelajaran banyak tersedia di internet. Meskipun nanti kamu akan banyak menemui kesulitan, bukan jadi alasan untuk berhenti belajar. Jangan lupa untuk bergabung dengan komunitas agar keilmuanmu semakin berkembang.

App Developer juga banyak dibutuhkan oleh perusahaan maupun instansi tertentu. Perkembangan ponsel android yang semakin pesat turut mempengaruhi keberadaan App Developer. Biasanya mereka dibutuhkan untuk membuat aplikasi yang semakin memudahkan pekerjaan dan menghemat waktu.

5.      Menjadi Admin Toko Online

Memiliki toko online adalah salah satu hal yang banyak ditekuni orang pada masa kini. Kemudahan promosi serta adanya platform jualan online yang memberi banyak diskon, semakin menaikkan reputasi toko online. Kamu juga bisa lho memulai bisnis online ini, baik dengan modal ataupun tanpa modal dengan menjadi reseller atau dropshipper.

Hal yang juga bisa kamu lakukan adalah menjadi admin untuk toko onlinemu sendiri. Kamu bisa menyusun strategi marketing dan membalas chat dari pelanggan. Selain itu, kamu juga bisa mencari produk terbaru untuk terus mengembangkan toko.

6.      Ilustrator Profesional

Siapa bilang gambaranmu tidak bisa dikenal orang secara luas! Jika kamu memiliki bakat menggambar, cobalah untuk membuatnya secara digital. Untuk mewujudkannya kamu bisa menggunakan tools maupun aplikasi ilustrator yang banyak tersedia di appstore.

Kamu dapat menawarkan hasil ilustrasi maupun sketsa yang menarik pada orang-orang yang sedang berburu kado unik. Kamu juga bisa mewujudkannya menjadi gambar pada sebuah selendang, taplak meja maupun aksesori lainnya dengan teknologi printed pada kain.

Produk-produk seperti itu banyak diburu muda-mudi masa kini.

7.      Sales dan Marketer Online

Siapa bilang salesing hanya bisa dilakukan secara offline?! Sekarang adalah era dari kecanggihan internet yang jangkauannya sangat luas. Otomatis profesi sales dan marketer juga sangat dibutuhkan di dunia online.

Cobalah untuk melakukan pencarian melalui google tentang tips-tips marketing secara online.  Kamu akan menemukan banyak informasi tentang hal itu. Bahkan pertumbuhan sales serta marketer online ini berbanding lurus dengan semakin maraknya platform jualan online seperti Shopee, Tokopedia maupun Buka Lapak.

8.      Menjadi Praktisi SEO

Menjadi praktisi Seo adalah salah satu pekerjaan freelance yang pada masa sekarang mulai banyak ditekuni orang. Awalnya seseorang mungkin akan belajar internet marketing terlebih dahulu. Kemudian, mulai merambah ke ranah SEO.

Seringkali SEO menjadi disebut sebagai internet marketing tingkat tinggi. Para praktisi SEO biasanya sudah memiliki banyak pengalaman untuk memasarkan secara online. Alhasil, mereka menemukan banyak cara untuk meningkatkan penjualan secara drastis. Salah satu jalannya adalah melalui pengaplikasian tools-tools berbayar yang banyak terdapat di website, youtube maupun playstore.

9.      Branding dan Public Relation

Branding dan Publik Relation sudah memasuki era digital lho!

Biasanya para profesional membutuhkan jasa seorang ahli branding maupun public relation untuk memperoleh kepercayaan dari kliennya. Pekerjaan ini dapat dilakukan secara offline maupun online. Pada masa sekarang, pekerjaan ini sering dilakukan di ranah online.

Strategi branding dan public relation secara online berkaitan erat dengan penggunaan media sosial, website maupun platform lain seperti youtube. Nah, kalau kamu ingin menjadi freelancer di bidang ini, maka akan lebih baik bila memiliki kemampuan pendukung seperti social media expert.

10.  Translator

Menjadi seorang translator tentunya harus memiliki kemampuan berbahasa asing yang mumpuni. Kemampuan ini dapat kamu miliki dengan belajar melalui lembaga formal seperti perguruan tinggi maupun lembaga non-formal seperti kursus.

Seorang translator harus dapat mengalihbahasakan kalimat secara baik dan dapat dimengerti. Tantangannya dapat berupa istilah-istilah dalam bidang kajian tertentu yang biasanya tidak umum ditemui. Hal ini berarti, seorang translator juga harus memiliki pengetahuan yang luas agar lebih paham.

Pekerjaan sebagai translator sangat direkomendasikan untuk dikerjakan secara freelance.

11.  Web Research

Kalau kamu mencari pekerjaan freelance dan online yang tidak memerlukan skill tingkat tinggi, ini dia jawabannya. Web Research adalah pekerjaan yang membutuhkan skill berselancar di internet secara lihai. Kamu tentunya juga harus betah berselancar secara berjam-jam di internet. Nah, mudah bukan?

Biasanya, para web research diminta untuk mengisi form, survey maupun polling berdasarkan trend di internet. Jadi kamu juga harus memiliki ketelitian ya bila ingin menjalani pekerjaan ini.

12.  Penulis Blog / Blogger

Memiliki sebuah blog memang mengasyikkan bagi seorang yang hobi menulis serta berbagi. Para blogger profesional tidak hanya mengisi blognya ketika waktu senggang, melainkan mengisinya setiap hari. Terus menerus update itulah yang mereka lakukan untuk memastikan blognya tetap eksis.

Para blogger memperoleh penghasilan dari iklan yang terpasang di blognya. Semakin menarik isi blognya maka semakin digemari oleh para user.

Eits, kamu juga bisa lho membuat landing page untuk berjualan. Apakah kamu tertarik?

13.  Photographer

Photographer profesional biasanya tidak hanya ahli dalam hal mengambil gambar dengan kamera. Seringkali mereka ahli dalam hal editing foto. Hal ini membuat seorang photographer profesional diharuskan memiliki portifolio yang bisa dinikmati oleh umum seperti instagram.

Job untuk para photographer memang tidak selalu ada, tapi mereka dibayar mahal atas jasanya dalam memfoto. Jenis pekerjaan ini seperti translator, sangat cocok dilakukan dengan sistem freelance.

Tentunya kamu membutuhkan sebuah team agar hasil jepretanmu memuaskan.

14.  Video Production

Seorang video production membutuhkan skill editing video. Namun akan lebih baik bila memiliki perangkat kamera tersendiri. Jadi, keterlibatan dalam proses pembuatan video secara mandiri tentunya bisa menjaga kualitas video menjadi lebih baik.

Skill yang kamu butuhkan apabila ingin terjun di bidang ini antara lain, skill editing, skill recording, dan kreatifitas. Gimana, apakah kamu tertarik untuk melakoni profesi ini?

15.  Virtual Assistans

Apakah kamu tertarik dengan pekerjaan administratif seperti kesekretariatan, tulis-menulis, internet research dan sejenisnya? Kalau iya berarti kamu cocok menjadi seorang virtual assistans. Tentunya pekerjaan ini dilakukan secara online ya.

Agar dapat menjadi seorang virtual assistans profesional, maka kamu harus mengerjakan tugas sesuai jobdesk dengan baik. Hal yang tak kalah penting adalah selalu menepati deadline dari tugasmu. Sekalinya kamu tidak bisa menepati deadline, maka akan berakibat buruk pada reputasimu di dunia freelancer.

16.  Customer Support

Pekerjaan seorang customer support tentunya sangat berhubungan dengan para costumer atau pelanggan. Dahulu pekerjaan customer support hanya bisa dilakukan di sebuah kantor dengan jaringan telepon yang memadai. Namun sekarang, seorang customer support dapat melakukan pekerjaannya di rumah.

Media yang digunakan-pun bukan telepon lagi, melainkan sosial media seperti Whatsapp, Facebook, Instagram hingga sms. Tugasnya adalah memperkenalkan layanan atau produk, membalas chat hingga menjadi marketing.

Customer support freelance biasanya dibutuhkan untuk jam-jam khusus seperti malam hari. Hal ini bertujuan untuk menjaga customer segera mendapat pelayanan dan tidak kabur ke toko atau layanan lain.

17.  Social Media Manager

Pekerjaan social media manager susah-susah gampang. Susah karena kamu harus mengatur beberapa akun sosial media secara berbarengan. Gampang karena kamu akan merasakan kemudahan ketika sudah terbiasa melakukannya.

Skill yang kamu butuhkan adalah kemampuan mengoperasikan aneka fitur dari sosial media. Kemudian, kamu juga membutuhkan kemampuan untuk menjalin hubungan dengan klien secara baik. Jadi, apakah kamu memiliki passion di bidang ini?

18.  Copy editor

Jika kamu memiliki kemampuan membaca cepat yang mengagumkan ditambah ketelitian yang bagus, maka pekerjaan ini sangat cocok untukmu. Seorang copy editor musti memiliki kepekaan terhadap kesalahan-kesalah dalam sebuah kalimat. Kesalahan dalam kalimat bisa berupa kesalah tulis huruf, kalimat yang tidak efektif, hingga kesalahan tanda baca.

Biasanya seorang copy editor memiliki latar belakang kebahasaan yang bagus. Akan lebih bagus lagi apabila dapat menguasai beberapa bahasa asing seperti Inggris, Perancis maupun Arab. Tingkat profesionalitas seorang copy editor biasanya tergantung dari banyaknya proyek yang telah mereka kerjakan beserta performanya.

19.  Dubber

Menjadi seorang dubber tidak melulu berhubungan dengan dunia perfilman besar. Suara seorang dubber juga bisa disisipkan pada video-video informatif dengan ilustrasi tertentu. Jadi, jasa seorang dubber sangat dibutuhkan di era sekarang.

Hal ini didukung dengan fakta bahwa platform Youtube memiliki semakin banyak pengguna. Adapula podcast-podcast yang juga semakin menarik untuk diikuti. Ditambah geliat film akhir-akhir ini sedang naik. Oleh karena itu seorang dubber sangat dibutuhkan di dunia industri kreatif pada masa sekarang.

Skiil yang musti kamu miliki tentunya adalah bekal suara yang enak di dengar serta kemampuan membawakan narasi dengan baik. Hal ini bertujuan agar pendengar merasa nyaman serta mudah untuk mencerna kata-kata dari dubber.

Jadi, apakah kamu siap menjadi seorang dubber freelance?

20.  Transcriber

Skill apa yang dibutuhkan seorang transcriber? Tentu saja kemampuan mengetik dengan kecepatan tinggi serta ketelatenan mendengarkan. Wah skill yang sangat mudah untuk dipelajari bukan?!

Eits tunggu dulu, selain kedua hal diatas, kamu juga harus memiliki kemampuan berbahasa yang oke punya. Terutama bila kamu ingin menjadi seorang transcriber video berbahasa asing. Kemampuan memahami bahasa, logat hingga penulisan kata yang benar musti dikuasai. Hal ini akan sangat berpengaruh terhadap performa video dimata audience.

Seorang transcriber dapat bekerja secara online dengan sistem freelance. Proyek akan mudah dihitung berdasarkan panjang serta jumlah video. Jadi, apakah kamu bisa telaten menjadi seorang trancriber freelance?

Simpulan

Dari semua pekerjaan freelance diatas, kira-kira kamu memilih yang mana?

Apakah kamu kuatir dengan kemampuanmu yang serba terbatas?

Wah jangan minder ya untuk memulai suatu pekerjaan secara freelance. Tipsnya adalah perbanyak portofoliomu atau latihanmu. Semakin banyak hasil pekerjaanmu, maka kamu akan dianggap semakin profesional.

Jangan sampai lupa, dalam proses menuju profesional tentunya kamu akan menghadapi kegagalan demi kegagalan. Pada saat itu kamu harus terus bangkit dan tidak boleh menyerah ya! Semangat!!!